ada yang berbeda saat aku melangkah pada hari dimana tanggal kelahiranku sama dengan hari itu, saat aku melangkah dengan usia 21 tahun, temanku pernah bilang "21 itu sweetnya dewasa, sama seperti 17nya remaja", dimana semua itu akan menjadi berubah dari sebelumnya, dan mulai usia ini temanku berkata tak ada lagi emosi dalam setiap perilakumu. dan aku bilang "ya, aku juga merasa bahwa sekarang bukan massanya lagi untuk selalu mengikuti emosi", aku sudah dewasa, yakinku dan tidak ada lagi keluhan atau buruk sangka dalam setiap penilaianku.
namun, tak berubah ternyata ketika aku di hadapkan kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginanku, aku tau bahwa mencintai adalah hak semua insan, dan tidak satupun manusia berhak melarang seseorang untuk mencintai orang lain, aku tau segala hal tidak semua bisa kita kendalikan, bahwa ada hal lain yang menjadi pembatas untuk bisa di kendalikan.
aku tau, bahwa salah satu temanku bilang "kendalikan emosimu untuk 1 jam mendatang saja, aku tau perasaanmu, dan kamu juga tau aku merasakan hal yang sama ", sekelumit masalah ini menjadi beban yang tidak di ketahui orang lain, dan orang lain itu semakin menyakiti kami.
aku juga tau, bahwa sudah kita sudah Dewasa, tak ada lagi amarah atau perasaan kecewa yang ada hanya "Mengalah bagi yang belum dewasa". tapi sampai kapan? sampai kapan? orang itu bisa dewasa sama seperti kita.
dan aku kini tau, bahwa ada keistimewaan menjadi orang dewasa, adalah